News / E-MAJALAH INDONESIA
 
Kemdikbud Akui RSBI Ciptakan Kasta
By admin
Wednesday, January 04, 2012 09:01:00 Send to a friend Print Version
Pendidikan
Kemdikbud Akui RSBI Ciptakan Kasta
Indra Akuntono | Inggried Dwi Wedhaswary |

Rabu, 4 Januari 2012 | 09:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Suyanto tak menampik kritikan keras berbagai pihak yang menilai bahwa keberadaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) menciptakan kastanisasi di dunia pendidikan. Kritikan ini dilayangkan karena mahalnya biaya masuk sekolah berlabel RSBI, yang hanya mampu dijangkau kalangan mampu.

Namun, menurut Suyanto, kasta yang diciptakan RSBI adalah kasta dari sisi akademik. Hidup kan memang ada kastanya. Di perusahaan kan juga ada kasta, katanya, Selasa (3/1/2011), di Gedung Kemdikbud, Jakarta.

Ia menilai, kontroversi yang mewarnai keberadaan RSBI selama ini hanya menyoroti RSBI dari sisi biaya pendidikan yang mahal. Padahal, menurut dia, tidak seluruh RSBI berbiaya mahal. Biaya tinggi, kata Suyanto, hanya terjadi di RSBI yang ada di wilayah DKI Jakarta. Dalam pantauannya, sejumlah daerah seperti Surabaya, Nunukan, dan Sulawesi Selatan memiliki peraturan daerah (Perda) yang mengatur RSBI sehingga terjangkau untuk semua kalangan.

Yang miskin diakomodasi di RSBI 20 persen. Tak salah punya sekolah yang bersifat center of excellent, kata Suyanto.

Dengan semakin menguatnya kritik terhadap RSBI, pemerintah saat ini menahan diri untuk tidak membuka atau memberikan status RSBI baru kepada sekolah-sekolah. Tak hanya itu, peningkatan status RSBI menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) juga dilakukan secara cermat dan hati-hati.

Bahkan, Suyanto mengakui, dari RSBI yang ada saat ini, belum ada yang layak ditingkatkan statusnya menjadi SBI. Kelemahan utama ada di sumber daya gurunya. Semangat pemerintah, guru RSBI itu harus S-2. Tetapi, banyak yang belum memenuhi standar itu...............

Sumber: Kompas.Com
Berita Lengkap: http://edukasi.kompas.com/read/2012/01/04/09013828/Kemdikbud.Akui.RSBI.Ciptakan.Kasta
 
More E-MAJALAH INDONESIA News
. Bobot UN dalam Seleksi PTN Masih Diformulasikan
. Sudahkah UN Punya 'Daya Jual'?
. Kemdikbud Harus Evaluasi RSBI
. Prestasi Non-akademik Kurang Dihargai
. Jalan Terjal di Negeri Sendiri
. Seluruh RSBI Belum Layak Jadi SBI
. Apa Pun Kondisinya, Rehabilitasi Sekolah Harus Selesai!
. Berat, Persyaratan Universitas Riset
. Peran Pendidik dan Tenaga Kependidikan

PENDIDIKAN BERMUTU

Pendidikan Kelas Dunia

Metodologi Bermutu

Metodologi Indonesia

Bertaraf Nasion'l

Sekolah Bertaraf Nasional Indonesia

Pelajaran Berbasis-ICT?

Ilusi atau SolusiIlusi Atau Solusi

Pendidikan Kreatif

Pendidikan Kreatif

Dari Poverty Ke Power

From Poverty To Power

Perairan Vs Kemiskinan

Perairan Vs Kemiskinan

Kepentingan Hobi2

Keterampilan Yang Menarik Yang Berpusat Pelajar

Hobi Menjadi Bisnis

Hobi Menjadi Bisnis

Chat dan Saran Anda


Dunia Pers Indonesia

Dunia Pers Indonesia